Artikel

Tokoh Masyarakat Batak di Provinsi Riau, Mulai Dari Pekerja Buruh Kasar, Pengusaha Sukses, Politisi Ulung, Hingga Menjadi Seorang Aktivis

Kalau selama ini kita sudah mengenal sepak terjang dari Tokoh-Tokoh Senior Masyarakat Batak di Provinsi Riau, dan sebelum kita membahas tentang Biografi seorang Aktivis Larshen Yunus Simamora, ada baiknya terlebih dahulu kita kupas sebahagian Perjalanan karir dari beberapa deretan Tokoh-Tokoh Senior Masyarakat Batak di Riau, seperti sebut saja Dr. Arifin Bantu Purba, SH., MH yang akrab disapa dengan sebutan Opung AB.

Sosok yang kita kenal sebagai seorang pekerja keras, mulai bekerja dari seorang Buruh Kasar di kawasan Pelabuhan Sungai Duku, Rintis – Kecamatan Lima Puluh, sambil meniti karir menjadi seorang Aktivis Organisasi Kemasyarakatan, seperti menjadi anggota Pemuda Pancasila, mendirikan Ormas Kesukuan yaitu IKRAR SUMUT maupun IKBR di Wilayah Riau, hingga akhirnya karir beliau mulai berangsur baik, ketika telah memiliki sedikit investasi dibidang Perkebunan Sawit.

Dan semenjak itu mulailah meniti karir dibidang Politik, dengan Lolos menjadi Anggota DPRD Provinsi Riau 3 (Tiga) Periode berturut-turut. Awalnya beliau ada seorang kader Partai GOLKAR Riau, namun berjalannya waktu, beliaupun menyebrang menjadi Politisi dari PDI-Perjuangan. Dari pengalaman didua Partai Politik tersebut, AB Purba tetap sukses melenggang duduk menjadi Legislator di Lembaga DPRD Riau. namun, pada Pemilu tahun 2014 yang lalu, keberuntungan belum berpihak, beliau harus menerima kekalahan dan gagal menuju Senayan.

Karena kader 1 Partai di PDI-Perjuangan hanyalah Ir. Effendi Sianipar dan Marsiaman Saragih, SH yang lolos menjadi Anggota DPR-RI dari Daerah Pemilihan Riau 1 dan Riau 2. Meskipun demikian, tak lantas seorang AB Purba patah semangat, selesai dari tugasnya menjadi seorang wakil rakyat, beliau kembali fokus menjadi seorang Advokad/Pengacara. Dengan gelar seorang Doktor dibidang hukum, baru-baru ini beliau bersama Tim sedang menggarap tugas sebagai Penasehat Hukum Sonny Panggabean, seorang mahasiswa Universitas Islam Riau, terdakwa kasus Penistaan Agama.

Lain halnya dengan seorang Viator Butar-Butar, sosok yang dikenal sebagai seorang Akademisi, intelektual masyarakat batak di Riau, yang dasarnya adalah seorang Dosen di Fakultas Ekonomi Universitas Riau, Dr. Viator Butar-Butar adalah juga salah seorang bagian Tim Staff Ahli Gubernur Riau dibidang Ekonomi. Beliau yang pernah mencalonkan diri sebagai Anggota DPD-RI, hingga akhirnya kemenangan belum berpihak padanya, sampai-sampai status beliau sebagai seorang Pegawai Negeri Sipil harus dilepas, demi memenuhi persyaratan untuk mencalonkan diri menjadi Anggota DPD-RI Utusan Riau. Dr. Viator Butar-Butar saat ini masih betah mengabdi menjadi pengurus KADIN Riau, dengan jabatan Wakil Ketua Umum, beliau tetap konsisten dan fokus pada bidang Perekonomian. Bagi siapa saja yang ingin bertemu dengan seorang Dr. Viator Butar-Butar, cukup pergi ke jalan Hangtuah, yaitu menuju kawasan Sopo Godang HKBP Pekanbaru, beliau acap kali duduk santai, ngopi sambil kongkow-kongkow bermain batu domino di Kantin Sopo Godang HKBP Hangtuah tersebut.

Berikutnya adalah Dr. Hinsatopa Simatupang, seorang Alumnus Doktoral dari kampus Universitas Brawijaya, Malang, dikenal sebagai seorang Pengusaha Sukses, melanjutkan estafet kerajaan bisnis orang tuanya, yang dahulu terkenal sebagai seorang Juragan di Wilayah Provinsi Riau. sosok yang berdomisili di Jalan Kundur, komplek Gubernuran Riau ini merupakan tokoh batak yang tak asing lagi kita dengar, selain sebagai seorang Pengusaha, beliau juga mengabdi sebagai seorang Akademisi dengan menjadi Dosen Terbang di Fakultas Ekonomi Universitas Riau, beliau juga kerap kali menjadi Narasumber Utama dalam kegiatan-kegiatan Seminar yang bersifat ilmiah. Selanjutnya Tim Media Center Jong Batak Riau juga akan mengupas biografi seorang Tokoh Batak di Riau ini, yaitu Tumpal Hutabarat. Nama beliau tidak asing lagi ditelinga para masyarakat Batak Riau, sosok yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum IKBR adalah Alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Riau, yang meniti karirnya dibidang Bisnis Konstruksi alat-alat berat.

Tumpal Hutabarat adalah salah satu Suplier dari Chevron Pasific Indonesia, sosok yang cuek namun ramah ini juga memiliki cita rasa humor yang tinggi. Tumpal Hutabarat adalahsatu diantara Tokoh Batak di Riau yang telah sukses menjalankan perannya sebagai seorang Pengusaha Sukses. Begitupula dengan saudara R2- Rudi dan Ricky Sinambela yang namanya tidak cukup populer dikalangan masyarakat Batak Riau pada umumnya, namun sepak terjang dari kedua bersaudara ini cukup mumpuni. Karena mereka berdua juga bahagian dari sederet nama Tokoh-Tokoh Batak di Riau yang dikenal sukses pada bidangnya masing-masing. Rudi dan Ricky dikenal sebagai Pengusaha dibidang Penyuplai Barang-Barang dan Alat-Alat Berat kepada Chevron Pasific Indonesia.

Lewat Perusahaannya, mereka berdua berhasil menjadi Suplier yang berskala besar dan sangat diperhitungkan dalam jajaran pelaku bisnis yang dimiliki oleh Chevron Pasific Indonesia. Lain halnya dengan seorang Bonar Saragih, sosok yang berdomisili di Perumahan Elite “Panorama Rumbai” ini merupakan seorang Pengusaha berskala Internasional. Kerap kali pulang balik keluar negeri demi melancarkan bisnisnya dibidang Perkebunan dan Usaha-Usaha yang berskala Go Internasional, sama halnya dengan Rudi dan Ricky. Bonar Saragih adalah juga bahagian dari Keluarga Besar Marga Simamora, beliau Tubuni boru Simamora Debataraja. (Ibu/Orang Tua Perempuan boru Simamora). beda lagi dengan seorang Rosti Silaban/br. Purba. Perempuan yang satu ini merupakan istri dari seorang mantan Birokrat ulung di Provinsi Riau. Almarhum Suaminya yaitu, SM. Silaban, SH merupakan orang kepercayaan dari Gubernur Riau 2 (dua) Periode, HM Rusli Zainal. Hingga akhirnya ALM. SM Silaban dipercaya mengemban menjadi seorang Kepala Dinas Kehutanan selama 7 (tujuh) Tahun di daerah Kabupaten Indragiri Hilir.

Baca Juga  Pembangkit Listrik Panas Bumi Terbesar Di Dunia Mulai Dioperasikan di Tapanuli

Rosti Uli Purba saat ini mengemban amanah sebagai Anggota DPD-RI Utusan Riau, Periode 2014-2019. Menjadi orang pertama dari kalangan suku Batak yang berhasil duduk di senayan adalah wujud nyata dari harapan dan cita-citanya selama ini. Rosti Uli Purba yang juga dikenal sebagai seorang Hamba Tuhan, kerap kali menggelar rutinitasnya di Kediaman Pribadinya yang terletak di jalan Riau, yaitu menggelar acara ibadah kerohanian. Semoga saja ibu Rosti Uli Purba tetap konsisten dengan janji-janjinya pada saat kampanye tempo lalu. Selanjutnya adalah beberapa nama pendatang baru yang saat ini masih aktif di bidang Perpolitikan di tanah lancang kuning, seperti Drs. Manahara Manurung, mantan Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau ini sebelumnya merupakan Anggota DPRD Kota Pekanbaru yang saat ini masih mengemban amanah di Gedung DPRD Riau, sama halnya dengan sosok Ramos Teddy Sianturi, Politisi Partai GOLKAR tersebut merupakan Tokoh Masyarakat Batak yang pada awalnya meniti karir sebagai seorang Pengusaha Kelapa Sawit kecil-kecilan, hingga berjalannya waktu beliau berhasil menjadi satu dari sekian banyak deretan nama Pengusaha Kelapa Sawit yang sukses di Daerah Kabupaten Kampar.

Sebelum kita membahas tentang seorang Aktivis Larshen Yunus Simamora, ada baiknya kita ulas sedikit tentang perjalanan karir seorang Kordias Pasaribu, SH., M.Si – Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau. Sosok yang awalnya dikenal sebagai Pemuda yang biasa-biasa saja, terlahir dari didikan Panti Asuhan, yang mulanya tinggal disekitar kawasan Rintis, Kecamatan Lima Puluh. Pria yang mengawali karirnya di jalanan ini, adalah sosok yang pantang putus asa, berpindah-pindah tempat, hingga akhirnya memutuskan ikut serta menjadi Pengurus Ranting PDI-Perjuangan di Kelurahan Rintis. Lambat laun karirnya mulai membaik, semenjak beliau berhasil menjadi Ketua DPC PDI-Perjuangan Kota Pekanbaru.

Meskipun pernah mencalonkan diri dan Kalah menjadi Anggota Legislatif di DPRD Kota Pekanbaru pada Daerah Pemilihan Kecamatan Tampan dan Payung Sekaki, tak lantas membuat sosok seorang Kordias Pasaribu ini putus asa, dengan dibekali Gelar SH dari Fakultas Hukum, Universitas Lancang Kuning. Membuat beliau semakin semangat dalam meniti karir dibidang Perpolitikan. Sampai akhirnya beliau berhenti dari Kursi Ketua DPC PDI-Perjuangan Kota Pekanbaru, oleh karena mendukung salah satu Calon Walikota Pekanbaru yang Notabene tidak didukung oleh Partai besutan Megawati Soekarnoputri tersebut. tetapi pada Pemilihan Umum tahun 2014 yang lalu, keberuntungan ada dipihak beliau, meskipun berada pada urutan Nomor yang sama sekali tidak populer, yaitu Nomor Urut 9 (sembilan). Kordias Pasaribu berhasil lolos dan melenggang menjadi Anggota DPRD Provinsi Riau, menang tipis mengalahkan Suryadi Khusaini selaku Ketua DPD PDI-Perjuangan Provinsi Riau.

Setahun menjadi Anggota DPRD Provinsi Riau, Kordias Pasaribu lantas melanjutkan pendidikannya kejenjang yang lebih tinggi lagi, dengan menjadi Mahasiswa S2, Pascasarjana di Kampus FISIP-Universitas Riau. setelah lama menjalani pendidikannya, akhirnya beliau berhasil Lulus dan di Wisuda menjadi seorang Master ilmu Politik. Oleh karena suksesi Kepemimpinan DPD PDI-Perjuangan Provinsi Riau akan dilaksanakan, lantas beliau ikut serta menjadi Calon Ketua DPD, dan Akhirnya berhasil menang mengalahkan Lawan terakhirnya, yaitu Tengku Rusli Ahmad di Kota Batam pada saat itu. lain halnya dari seorang Burhan Gurning, S.Pd., M.Pd.

Seorang Tokoh Batak di Riau yang sudah malang melintang di dunia Birokrasi, mulai dari seorang Guru di SMA negeri, menjadi Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Pekanbaru hingga saat ini sudah mengemban amanah menjadi Kepala OPD PEMKO Pekanbaru, yaitu Kepala Badan DAMKAR Kota Pekanbaru. yang terakhir kita akan mengupas perjalanan hidup dari seorang Pentolan Aktivis Mahasiswa dan Pemuda di Provinsi Riau, yaitu siapa lagi kalau bukan Larshen Yunus Simamora. Sosok yang saat ini tetap konsisten menjalankan perannya sebagai seorang Agent Of Control, Pria yang sampai saat ini masih fokus dalam dunia ke-Aktivisannya. Larshen Yunus Simamora merupakan anak ke-4 dari 4 bersaudara, yaitu dari Pasangan seorang Petani dan Pedagang, Ir. JT. Simamora (ALM) dan Nurhaini br. Silaban.

Baca Juga  Bocah Cilik Marga Sinaga Ini Sukses Raih Emas Di Belgia

Alumni Jurusan Sosiologi dan Magister Sosiologi, Konsentrasi Perencanaan Pembangunan Sosial di Kampus FISIP-Universitas Riau ini adalah Pria yang acap kali menerima sederet Beasiswa dan Penghargaan pendidikan, merupakan mahasiswa Lulusan terbaik di Almamaternya. Meskipun disibukkan dengan urusannya sebagai Pimpinan di beberapa Organisasi Kemasyarakatan, bung Simamora sapaan akrabnya, adalah seorang Aktivis Riau yang juga sampai saat ini konsisten mengabdi menjadi Pengajar di Beberapa Sekolah Menengah Atas di Daerah Kota Pekanbaru.

Berikut ini merupakan Biografi singkat dari seorang Aktivis Pemuda Batak Riau :

Nama Lengkap                    : Larshen Yunus Simamora, S.Sos.Sc., M.Si
Nama Panggilan                  : Larshen / bung Simamora
Tempat/Tanggal Lahir       :Kota Pekanbaru/ 09 Mei 1991
Alamat Rumah                     : JL. Rebung, No. 177; Arengka Indah – Simp. Ardarth RT/RW. 04/04, Kelurahan Delima, Kecamatan Tampan – Kota Pekanbaru,                                                                  Provinsi Riau
Tinggi/Berat Badan            : 184 Cm / 78 Kg
Golongan Darah                   : O
Warna Kulit                          : Sawo Matang
Suku/ Kebangsaan              : Batak Toba/ Indonesia
Hobby/ Minat/ Bakat         : Badminthon/ Membaca/ Menjadi Motivator
Cita – Cita                             : Ingin Menjadi Gubernur Riau/ MENAG BUMN
Pekerjaan                              :

  • Aktivis di Beberapa Organisasi Kepemudaan/ Kemasyarakatan di Riau
  • Ketua Presidium Jong Batak Riau, 2014 – 2016 & 2016 – 2018
  • Ketua Umum IMPBR (Ikatan Mahasiswa Pelajar Batak Riau)
  • Ketua DPD KNPI Riau (Versi Ketua Umum DPP, Muhammad Riva’i Darus)
  • Ketua Umum GM IKBR (Generasi Muda Ikatan Keluarga Batak Riau)
  • Ketua Presidium Pusat GAMARI (Gabungan Aksi Mahasiswa Alumni Riau)
  • Ketua Eksekutif Wilayah LMND Riau (Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi)
  • Direktur Eksekutif FORMAPPI Riau (Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia)
  • Ketua DPRPT GRANAT Provinsi Riau (Gerakan Nasional Anti Narkotika Provinsi Riau)
  • Koordinator Wilayah IPW Riau (Indonesia Police Watch Riau Province)
  • Ketua GM BNNP Riau (Generasi Muda, Badan Narkotika Nasional Provinsi Riau)
  • Presiden Mahasiswa Sosialis, se-Provinsi Riau, 2010 – 2015
  • Ketua Gerakan Mahasiswa Sosialis Sumatera Bagian Tengah (KORWIL SUMBAGTENG)
  • Ketua Umum Serikat Mahasiswa Indonesia (SMI 1998), Perwakilan Provinsi Riau
  • Ketua DPD Pemuda HKTI Riau (Himpunan Kerukunan Tani Indonesia Provinsi Riau)
  • Ketua Pemuda LIRA Provinsi Riau (Lumbung Informasi Rakyat Provinsi Riau)
  • Ketua DPD MAPANCAS Riau (Dewan Pimpinan Daerah Mahasiswa Pancasila Riau)
  • Kepala Panglima Pengurus Provinsi Himpunan Silat Indonesia Provinsi Riau
  • Fungsionaris KWARDA PRAMUKA Riau (Praja Muda Karana Provinsi Riau)
  • Ketua KOMTING – Kelompok Tingkat Magister Sosiologi Angkatan Tahun 2014
  • Fungsionaris PMI Provinsi Riau (Palang Merah Indonesia Provinsi Riau)
  • Kepala Bidang Organisasi Karang Taruna Provinsi Riau
  • Ketua Pemuda Kecamatan Tampan
  • Ketua Pemuda Kelurahan Delima
  • Ketua Pemuda Perumahan Arengka Indah
  • Ketua RT 04/ RW 04, Kelurahan Delima, Kecamatan Tampan
  • Kepala Divisi HUMAS Partai Kebangkitan Bangsa Kota Pekanbaru (DPC PKB)
  • Fungsionaris DPD PIKI Riau (Persatuan Intelengensi Kristen Indonesia Riau)
  • Ketua Umum GMTS Riau (Generasi Muda Toga Simamora Provinsi Riau)
  • Ketua PEMKOT IMI Kota Pekanbaru (Ikatan Motor Indonesia)
  • Ketua KSPSI Kota Pekanbaru (Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia)
  • Ketua Umum Pengurus Pusat, Ikatan Aktivis Peduli Pendidikan Indonesia
  • Ketua DPC GRANAT Kota Pekanbaru (Gerakan Nasional Anti Narkotika Pekanbaru)
  • Ketua Harian APPSI Kota Pekanbaru (Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia)
  • Ketua DPC GEMASABA Kota Pekanbaru (Gerakan Mahasiswa Satu Bangsa Pekanbaru)
  • Ketua DPD HMKP (Himpunan Mahasiswa Kota Pekanbaru)
  • Sekretaris Badan Pengurus Harian IKNSP (Ikatan Naposo Silaban Kota Pekanbaru)
  • Ketua Badan Pengurus Harian Naposo Bulung Simamora Debataraja Kota Pekanbaru
  • Fungsionaris IKA FISIP Universitas Riau (Ikatan Keluarga Alumni FISIP – UR)
  • Fungsionaris Kelompok Cipayung Provinsi Riau
  • Pimpinan DPD GAMKI Provinsi Riau (Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia Riau)
  • Ketua KOMTING – Kelompok Tingkat Jurusan Sosiologi Angkatan Tahun 2010
  • Pengurus GMKI Komisariat Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik Universitas Riau
  • Ketua PMKTS Universitas Riau (Punguan Mahasiswa Kristen Toga Simamora UNRI)
  • Ketua SAPMA PP Komisariat Universitas Riau
  • Ketua LMN Komisariat Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik, Universitas Riau
  • Ketua KOPMA Universitas Riau (Koperasi Mahasiswa Universitas Riau)
  • Pengurus PMI Kampus Universitas Riau (Palang Merah Indonesia)
  • Ketua PPRF Universitas Riau, Unit Pemilihan Raya Mahasiswa, di Kampus FISIP
  • Kader MAPALA SAKAI FISIP –Universitas Riau (Mahasiswa Pecinta Lingkungan)
  • Ketua TMP – Taruna Merah Putih Komisariat Universitas Riau
  • Ketua Harian Paguyuban Penggemar Ayam Bangkok se-Kota Pekanbaru
  • Pendiri dan Ketua Umum KB MAKRISGI (Keluarga Besar Mahasiswa Kristen Sosiologi)
  • Fungsionaris BEM Universitas Riau (Sosial Politik Badan Eksekutif Mahasiswa UNRI)Ketua Komisi 1 DPM UR (Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Riau)
  • Sekretaris Mahasiswa, BEM FISIP UR (Badan Eksekutif Mahasiswa FISIP – Univ Riau)
  • Ketua Komisi A, BLM FISIP UR (Badan Legislatif Mahasiswa FISIP – Univ Riau)
  • Plt. Sekretaris Umum IMS FISIP UR (Ikatan Mahasiswa Sosiologi, FISIP – Univ Riau)
  • Fungsionaris KMK FISIP – POMKRIS Univ. Riau (Komunikasi Mahasiswa Kristen).
Baca Juga  Sah! Kahiyang Ayu Jadi Keluarga Batak Bermarga Siregar

Pengalaman Lapangan di Bidang Ke-Aktivisan yaitu pernah menjadi Utusan Wilayah SUMBAGTENG dan Orator/ KORLAP pada saat Aksi Demonstrasi menuntut Dibatalkannya Kenaikan BBM-Bahan Bakar Minyak dan Kenaikan TDL-Tarif Dasar Listrik, yang masing-masing dilaksanakan di Ibukota Jakarta, di Kota Makassar dan di Kota Pekanbaru, yaitu pada masa Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Gubernur Riau pada saat itu, H.M. Rusli Zainal, SE., MP.

Larshen YN Simamora, pada saat Aktif menjadi Ketua Pemuda HKTI Riau. Salam komando bersama bapak Prabowo Subianto selaku Ketua Umum HKTI.

Menjadi Ketua Tim Advokasi Dari Pengusaha dan Komunitas para Pedagang Ikan Arwana se-Kota Pekanbaru yang merasa diintimidasi dalam setiap kegiatan usahanya. Ikut serta menyelesaikan Polemik tersebut, mulai dari Persoalan Pangan di Kantor BULOG Divre Riau-Kepri, sampai pada Persoalan Regulasi Ikan di Kantor Stasiun Penangkaran ikan Kota Pekanbaru, Kantor BPSPL Padang Unit Kota Pekanbaru, Kantor Balai Besar KSDA Riau dan Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau, Komisi IV DPR-RI, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, hingga sampai ke Kantor BPSPL Serang dan Pandeglang, di Provinsi Banten.

Menjadi Pelopor Tim Advokasi Pembelaan Keberadaan Perusahaan Aplikasi GOJEK di Kota Pekanbaru dll.

Menjadi Ketua Tim Advokasi Proses Relokasi Pedagang Kaki Lima dari Jalan Raya HR Subrantas Panam, Pindah ke Jalan Balam Sakti (Lokasi Permanen sampai saat ini).

Karir dan Pekerjaan Saat ini, Sebagai :
1. Asisten Dosen Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik – Universitas Riau
2. Guru Tidak Tetap di SMA Negeri 9 Pekanbaru
3. Tentor di Pusat Pendidikan Luar Sekolah, Padjadjaran Pekanbaru
4. Staff Pribadi Anggota Komisi C, DPRD Provinsi Riau
5. Tenaga Ahli Anggota Komisi E, DPRD Provinsi Riau
6. Pemilik Perpustakaan Rakyat (Khusus Untuk Para Pelajar di Kawasan Arengka Indah)
7. Pemilik Usaha Dagang SMR Bersaudara (Jual Beli Sembako/ Kebutuhan Harian)
8. Owner CV. Raja Batak Riau Advertising & Consultant Communicationt
9. Ketua Yayasan Revolusi Mental Riau (bidang Rehabilitasi dan Penyuluhan bagi para Korban Kejahatan Narkotika dan Obat-Obatan Terlarang).

Demikianlah beberapa rincian dari sepak terjang dan latar belakang para tokoh senior dan junior dari kalangan Masyarakat Suku Batak di Provinsi Riau, yang berjuang dan mengabdi pada bidangnya masing-masing. Semoga saja dari penjelasan ini kita semua memperoleh manfaat dan kebaikan dihari-hari yang akan datang. Semoga saja mulai saat ini para Generasi Muda Bangso Batak Harus Tetap Optimis dalam menjalankan perannya sebagai Warga Indonesia yang baik. Yakin dan Percayalah, bahwa keberadaan Masyarakat Batak di Provinsi Riau bukan lagi sebagai Penonton, melainkan sudah selayaknya menjadi Pemain dan berpotensi ikut serta dalam setiap proses pembangunan di Bumi Lancang Kuning ini. sederet nama-nama diatas telah menunjukkan, bahwa Generasi Bangso Batak memiliki Peluang yang sama, meskipun berada di Tanah Perantauan.Sepanjang kita semua memiliki itikad dan kemauan yang baik, maka setiap proses tidak akan mengkhianati hasilnya.

Horas Bangso Batak!!!

 

Facebook Comments
Hitabatak
Berbagi informasi menarik tentang Batak.
http://www.hitabatak.com