fbpx

Apakah Batak Itu Hanya Toba?

“Batak terdiri dari bebarapa sub suku yaitu Toba, Karo, Simalungun, Mandailing, Pakpak dan Angkola”.

Banyak yang tidak setuju dengan pernyataan ini.

Sebagian orang Karo, Simalungun, Pakpak dan Mandailing menolak untuk disebut Suku Batak. Penolakan ini disebabkan karena pada umumnya “Batak” itu dikenal sebagai suku yang sifatnya keras, strick dan juga primitif.  Selain itu, perbedaan Agama juga menyebabkan sebagian dari orang Tapanuli tidak ingin disebut sebagai Orang Batak.  

Sampai saat ini, penolakan ini masih sering terjadi. Beberapa sumber menyebut bahwa Suku Batak itu dibentuk oleh pemerintahan kolonial Belanda untuk kepentingan Politik. Ya mungkin saja, karena Belanda akan lebih mudah untuk mengeksploitasi sumber daya pada jaman penjanjahan. Berangkat dari masa penjajahan, sampai sekarang secara nasional menyebut bahwa Suku Batak tersebut adalah terdiri dari Toba, Karo, Simalungun, Mandailing dan Pakpak. Akan tetapi, secara nasional banyak yang beranggapan bahwa Batak itu hanya satu dan itulah Batak Toba yang khas dengan kata “Horas bah”. Mungkin hal ini menjadi salah satu penyebab kenapa orang Karo dan Pakpak tidak ingin disebut sebagai Suku Batak.

Sebagai orang Batak Toba saya, tidak pernah memaksakan agar Karo itu menyebut dirinya Batak begitu juga dengan Simalungun, Pakpak dan Mandailing. Kalaupun mereka bukan Batak tetapi kita tetap Indonesia. Tapi saya cukup yakin kelima suku ini adalah satu rumpun. Meskipun berbeda bahasa, menurut saya persamaan falsafah dari kelima suku ini bisa menjadi referensi yang (mungkin) jadi bukti kalau mereka adalah bersaudara. Berikut adalah falsafah dari kelima Suku Batak.

  1. Dalihan Na Tolu (Toba) 
    • Somba Marhula-hula 
    • Manat Mardongan Tubu 
    • Elek Marboru
  2. Dalian Na Tolu (Mandailing dan Angkola)
    • Hormat Marmora
    • Manat Markahanggi 
    • Elek Maranak Boru
  3. Tolu Sahundulan (Simalungun) 
    • Martondong Ningon Hormat, Sombah 
    • Marsanina Ningon Pakkei, Manat 
    • Marboru Ningon Elek, Pakkei
  4. Rakut Sitelu (Karo) 
    • Nembah Man Kalimbubu 
    • Mehamat Man Sembuyak 
    • Nami-nami Man Anak Beru
  5. Daliken Sitelu (Pakpak) 
    • Sembah Merkula-kula 
    • Manat Merdengan Tubuh 
    • Elek Marberru

Semua suku baik Toba, Karo, Mandailing, Simalungun dan Pakpak memilik falsafah yang sama, tetapi hanya berbeda Bahasa. Jadi menurut saya, Batak itu adalah hanya suku persatuan di antara kelima suku tersebut. Sama halnya dengan Indonesia yang terdiri dari beberapa suku bangsa dan bangsa persatuannya adalah Indonesia dengan dasar Pancasila.  

Dilihat Dari Aksara Batak juga, banyak kemiripan antara batak Toba, Karo, Mandailing , Simalungun maupun Pakpak.

Baca Juga  Kemiripan Suku Batak dan Suku Toraja
aksara batak

Buat teman-teman yang berasal dari Karo, Mandailing, Simalungun maupun Pakpak, kita adalah saudara. ☺

“Njuah-juah Mo Banta Karina!”

“Mejuah-juah Kita Krina!”

“Horas Jala Gabe Ma Di Hita Saluhutna!”

“Horas banta Haganupan, Salam Habonaran Do Bona!”

“Horas Tondi Madingin Pir Ma Tondi Matogu, Sayur Matua Bulung!”

Facebook Comments