fbpx

Begini Tanggapan Eks Bupati Samosir Mengenai Peniadaan Festival Danau Toba tahun 2020

hitabatak.com/Medan. Menyoal mengenai perencanaan peniadaan Festival Danau Toba 2020 oleh pemerintah provinsi Sumatera Utara karena belajar dari Festival Danau Toba (FDT) 2019 yang dinilai gagal dan mengecewakan mendapatkan respon yang beragam,

Berbagai tanggapan muncul dari pelbagai elemen masyarakat, salah satunya Mangindar Simbolon mantan Bupati Samosir,

Dilansir dari laman Geosiar, Mangindar mengutarakan bahwa peniadaan Festival Danau Toba lebih baiknya dengan para bupati sekawasan Danau Toba, anggota DPRD, pemerintah pusat dalam hasil ini Kemenparakref serta para tokoh masyarakat.

“Sebab FDT adalah revitalisasi Pesta Danau Toba yang telah disepakati sebagai core-event pariwisata di KDT sejak tahun 1970 dengan segala dinamikanya,” katanya pada Mangindar pada Jumat malam (9/1/2020)

Lebih lanjut, Mangindar mengatakan bahwa pengubahan nama kegiatan sepert

“Kalau nama dan kegiatannya mau diubah, sah-sah saja, sepanjang daya tariknya kepada wisatawan lebih baik dan keterlibatan masyakat lokal dengan seni-budayanya semakin intensif,” tambahnya.

Namun menurutnya yang paling penting ialah dampak positif ekonomi kerakyatannya benar-benar bisa dirasakan. Intinya, perlu pembahasan dan kesepakatan bersama, termasuk dengan para pelaku wisata, kata Manginda.

 

Facebook Comments
Baca Juga  Mitos Ngeri Seputar Danau Toba