fbpx

Belum banyak diketahui, Berikut 5 Keindahan Danau Toba yang wajib dikunjungi

Medan – Pariwisata Sumatera Utara secara khusus wisata Danau Toba untuk sementara waktu ini ditutup oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) untuk mengantisipasi penyebaran Virus Corona atau Covid-19 yang sudah menjangkiti banyak daerah di Indonesia salah satuya Sumatera Utara.

Walaupun demikian Sumatera Utara terkenal dengan Danau Tobanya, Danau yang terbesar di Asia Tenggara ini ternyata memiliki potensi dan keindahan yang harus dinikmati, namun sayangnya belum banyak mengetahuinya.

Namun, sayangnya masih banyak panorama alam eksotis di Danau Toba yang belum diketahui wisatawan. Salah satunya Samosir yang memiliki banyak spot menarik untuk menikmati panorama alam Danau Toba sambil menyeruput kopi hitam. Tidak hanya samosir Pulau kecil yang ada di tengah Danau Toba namun masih banyak tempat yang eksotis yang belum banyak terekspose dan diketahui oleh banyak orang.

Berikut tempat-tempat tersebut yang disadur oleh hitabatak dari laman Inews pada Jumat (27/3) untuk menjadi referensi bagi para pembaca sekalian ketika hendak berkujung ke Danau Toba seraya berharap dan menanti berakhirnya Covid-19 ini.

Kebun Bunga Sapo Juma Tongging

Kebun Bunga Sapo Juma Tongging (foto : Pariwisata Indonesia)
Kebun Bunga Sapo Juma Tongging (foto : Pariwisata Indonesia)

Sapo Juma merupakan penginapan di pinggir Danau Toba. Suasana di sini sangat tenang. Wisatawan dapat bersantai sambil menikmati kecantikan Danau Toba.

Belakangan nama Sapo Juma cukup viral di media sosial. Hal ini tak lepas dari keberadaan bunga-bunga cantik di area Sapo Juma. Tak sedikit pengunjung yang berfoto-foto di lokasi kebun bunga Sapo Juma.

Di antara bunga-bunga yang tumbuh bermekaran, sudah ada jalan setapak. Jadi Anda bisa menikmati bunga dalam jarak dekat dan berswafoto tanpa merusak tanaman yang ada.

Lembah Bakkara

Lembah Bakkara (foto : ist)
Lembah Bakkara (foto : ist)

Tempat ini dibelah oleh dua aliran sungai besar yang berair deras. Sungai terbesar yang dominan adalah Aek Silang bersumber dari air terjun yang tercurah dari bentangan perbukitan. Sungai kedua yang lebih kecil bernama Aek Simangira. Keduanya mengaliri beberapa desa dan bermuara di Danau Toba.

Baca Juga  Huta-Horja-Bius: Sistem Demokrasi Masyarakat Batak

Lembah Bakkara adalah tempat kelahiran Raja Sisingamangaraja XII, Pahlawan nasional dari Sumatera Utara yang dahulu berperang melawan penjajahan Belanda.

Bakkara terkenal dengan Aek Sipangolu (air yang menghidupkan). Konon menurut cerita, jika seseorang terkena jenis penyakit dan berendam atau meminum air dari Aek Sipangolu maka dia akan sembuh.

Aek Sipangolu adalah sumber air yang keluar dari batu dan mengalir sepanjang masa, airnya segar dan jernih dan bermuara di Danau Toba.

Puncak Sidiangkat, Sidikalang

Puncak Sidiangkat, Sidikalang (foto : countyfood)
Puncak Sidiangkat, Sidikalang (foto : countyfood)

Tempat ini memiliki panorama keindahan alam Tanah Pakpak, jauh dari polusi udara. Puncak Sidiangkat menjadi salah satu pilihan terbaik untuk dikunjungi saat berada di Kabupaten Dairi sekitaran Danau Toba.

Daya tarik yang ditawarkan Puncak Sidiangkat yaitu spot foto unik berupa sarang burung raksasa, sedangkan background di sekitar lokasi menyajikan keindahan alam dengan hijaunya pepohonan.

Jika ingin bermalam dalam suasana yang sejuk dan asri ini, di sini juga ada hotel yang berada di puncak dikelilingi bebukitan dan view hutan lindung menghijau dengan hembusan udaranya dingin.

Miniatur Negeri Belanda

Miniatur Negeri Belanda (foto : wisatasia)
Miniatur Negeri Belanda (foto : wisatasia)

Hotel legendaris yang terletak di kota Parapat, tepat di pinggiran Danau Toba ini berbentuk semacam bungalow dan sering digunakan sebagai penginapan.

Hotel tersebut bernama Inna Parapat. Hotel ini memiliki 3 restoran yang menyajikan masakan lokal dan internasional. Meskipun hotel ini tidak ada fasilitas kolam renang, namun Anda dapat bersantai di tepi danau yang berpasir putih serta melakukan kegiatan lain termasuk berenang dan berlayar menuju Pulau Samosir.

Namun yang menjadi daya tarik dari hotel ini bukan itu saja. Di hotel ini terdapat area yang menyerupai suasana di Eropa, tepatnya Belanda, lengkap dengan kincir angin.

Pusuk Buhit, Samosir

Baca Juga  Yuk, Kita Liat Hari Pokkan / Onan Di Sekitaran Tapanuli
Pusuk Buhit (foto : 1indonesian)
Pusuk Buhit (foto : 1indonesian)

Samosir menyimpan banyak tempat wisata yang menarik. Pusuk Buhit sebenarnya adalah gunung berapi aktif. Tingginya sekitar 1980 meter di atas permukaan laut.

Gunung ini dikelilingi oleh beberapa desa, seperti Sianjur Mula-Mula, Samosir, dan Pangururan. Saat ini, Pusuk Buhit menjadi tujuan liburan yang menarik di Sumatera Utara karena Pusuk Buhit terkenal dengan cerita urbannya.

Menurut mitos Batak, Pusuk Buhit adalah tempat kelahiran Suku Batak atau asal mula Suku Batak. Penduduk setempat percaya Pusuk Buhit adalah tempat kelahiran Raja Batak.

Aktivitas yang dapat dilakukan di Pusuk Buhit adalah mengunjungi Tower Tele. Tower ini menjadi spot sempurna untuk menyaksikan pemandangan keindahan Danau Toba. Ada tempat menarik lainnya di dekatnya seperti Aek Sipitu Dae, Batu Hobon, dan masih banyak lagi.

Pantai Paropo

Pantai Paropo (foto : ist)
Pantai Paropo (foto : ist)

Jika ingin merasakan sensasi menginap di Ranu Kumbolo, tempat yang satu ini bisa dikunjungi. Paropo adalah salah satu Desa yang memiliki keindahan alam berada di Kecamatan Silahi Sabungan Kabupaten Dairi,  Sumatera Utara.

Selain untuk tempat berkemah, Paropo merupakan lokasi yang tepat bagi Anda yang memiliki hobi memancing. Tentunya Anda harus mempersiapkan alat pancing sendiri dari rumah.

Facebook Comments