Hidupkan Persaudaraan, I’M-SRO Gelar Keakraban

Hitabatak.com/Bengkulu,- Puluhan pemuda Pomparan Siraja Oloan yang tergabung dalam Ikatan muda Siraja Oloan (I’M-SRO) Bengkulu melakukan keakraban sebagai usaha untuk mempererat kekeluargaan dan persatuan antar sesama Pomparan Naposo Siraja Oloan yang ada kota Bengkulu.

Kegiatan keakraban mengangkat tema ; ‘Persaudaraan yang Menghidupkan’ ini dilaksanakan di Pantai Kualo Bengkulu, sabtu (12/10) dan dihadiri sekitar 28 orang anggota I’M-SRO. Kegiatan keakraban dimulai dari ibadah singkat dan diskusi mengenai paradaton dan suku Batak.

Benget Manullang sebagai pemantik diskusi mengangkat dua topik, yaitu Sejarah dan Relasi antar marga Siraja Oloan serta Prinsip hidup orang Batak dalam kehidupan bersesama dengan Falsafah ‘Dalihan Natolu’.

Benget menjelaskan bahwa sesama Pomparan Siraja Oloan harus saling memperhatikan satu akan yang lain.

“Bahwa kita harus saling memperhatikan satu akan yang lain sesama Pomparan Siraja Oloan, karena kita masih memiliki ikatan darah dari para oppung-oppung kita yang dulu. Dan terlebih janganlah sampai kita yang sesama pomparan Siraja Oloan yang masih semarga untuk tidak saling menikah dikemudian hari,” tutur Benget.

Pernyataan inipun banyak menuai reaksi yang membuat suasana semakin hidup, dari para anggota I’M-SRO yang melihat bahwa banyak yang masih satu Marga tapi saling menikah dan akhirnya mendapatkan jawaban dari penjelasan Benget.

Mahasiswa asal Doloksanggul inipun menjelaskan kemudian bahwa anggota I’M-SRO yang merantau dibengkulu maupun yang sudah menetap disini jangan sampai melupakan prinsip hidup orang Batak, yaitu Dalihan Natolu.

                        Sesi Diskusi Paradaton

” Kita sebagai perantau dari Bona Pasogit ataupun sudah menetap di Kota Bengkulu ini jangan sampai melupakan prinsip hidup kita sebagai orang Batak, yaitu Dalihan Natolu. Apalagi kita hidup di zaman sekarang ini yang sangat begitu mobile dan cepat akan perubahan tidak banyak membuat banyak orang hidup jadi individualistik dan meninggalkan prinsip hidup sukunya seperti Dalihan Natolu tadi,” jelas Benget.

Sesi Game

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan makan bersama dan bermain games untuk membuat para anggota lebih mengenal dan kompak satu akan yang lain.

Facebook Comments