Imanuel Karo-karo Sah Pimpin GMNI

Hitabatak.com/Ambon,- Kongres Nasional Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia yang dilaksanakan dari 28 hingga 3 desember telah usai dengan melahirkan pemimpin baru GMNI untuk dua tahun kedepan. Imanuel Cahyadi Karo-karo terpilih sebagai ketua umum GMNI DPP GMNI periode 2019-2021 dan Sujahri Somar sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen).

Kongres sebelumnya dibuka oleh Juliari Batubara selaku Menteri Sosial Republik Indonesia dan dihadiri oleh Gubernur Maluku, Murad Ismail, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Mercy Barens dan Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum PA GMNI, Dr, Ahmad Basarah serta undangan dari berbagai organisasi gerakan.

Dihadapan ratusan delegasi Dewan perwakilan cabang (DPC) dan Dewan perwakilan daerah (DPD) seluruh Indonesia di Kristen Center Ambon, Imanuel Cahyadi menyampaikan komitmennya untuk menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa serta komitmennya melawan radikalisme yang kini merebak di masyarakat.

“Demi persatuan dan kesatuan Bangsa, Pemerintah mesti mengintensifkan program deradikalisasi, namun yang tak kalah penting ialah agar pemerintah menjamin hak-hak bagi seluruh warga negara  untuk dapat leluasa dan merdeka menjalankan ibadahnya masing-masing dengan saling menghormati satu sama lain,” kata Imanuel di Ambon, Selasa (3/12/2019).

Lebih lanjut Imanuel menegaskan bahwa GMNI adalah pelopor bagi kemajuan Bangsa dan Negara kedepan.

“Mulai hari ini, Perubahan akan kita mulai. GMNI adalah organisasi pelopor bagi kemajuan Bangsa dan Negara kedepan. Yang terpenting sebagai organisasi yang merdeka dalam berpikir dan bertindak,” Tegas Imanuel.

Ditempat yang sama, Karlely Martinus selaku panitia pelaksana kongres mengatakan bahwa selama perjalanan Kongres XXI GMNI diisi berbagai dinamika dan dialektika yang menghasilkan gagasan dan ide dalam musyawarah mufdakat.

“Semangat para kader GMNI terlihat dari nuansa persidangan pleno I hingga IX. Kader dengan demokratis menjalankan agenda persidangan di Christian Center, Kota Ambon,” ucap dia.

Martinus melanjutkan proses selama persidangan sudah memenuhi Tata Tertib, Agenda Sidang dan AD/ART sebagai konstitusi dan panduan organisasi dalam merumuskan keputusannya.

“Kongres ialah institusi demokratik sesuai AD/ART yang merupakan aturan main (konstitusi) agar tidak terjadi kekacauan atau anarki”, ujar Karlely.

Facebook Comments