Kabut Asap di Sibolga, GMKI Bagikan 1000 Masker kepada Masyarakat

Hitabatak.com/ Sibolga. Akibat peristiwa kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Riau mengakibatkan kepulan asap sampai ke beberapa kota/kabupaten di Provinsi Sumatera Utara secara khusus di Kota Sibolga.

Asap sudah mulai terlihat sejak Minggu pagi (22/9) di Kota Sibolga. Dampak dari adanya asap ini masyarakat mengeluhkan Jarak pandang yang sudah mulai hilang serta sebagian masyarakat Sibolga, Tapanuli Tengah sudah sampai merasakan batuk-batuk akibat dari kabut asap ini.

Hal ini yang kemudian membuat mahasiswa yang tergabung di organisasi kepemudaan dan mahasiswa, yaitu Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Sibolga turun Kejalan melakukan aksi membagi-bagikan 1000 kepada masyarakat kota Sibolga. Pembagian masker ini dilakukan di simpang jalan pondok batu.

Mahasiswa Bagikan Masker kepada para pengendara

GMKI Sibolga berangkat melakukan aksi membagikan masker ini setelah melihat kabut asap yang menyelimuti wilayah Sibolga-Tapteng semakin tebal hingga pada hari Senin (23/9)

Ketua bidang Aksi dan pelayanan, dalam hal ini Rizky Parsaulian mengatakan aksi adalah ini bentuk kepedulian GMKI terhadap kesehatan masyarakat, Juga untuk mencegah penyakit ISPA akibat menghirup kualitas oksigen yang tidak baik akibat kabut asap ini.

” GMKI yang memiliki medan layan salah satunya di masyarakat peduli akan realitas yang kita rasakan bersama-sama yaitu kabut asap. Sebagai bentuk kepulian kami juga kepada masyarakat supaya tidak mengindap penyakit ISPA akibat menghirup kualitas oksigen yang kurang baik, maka kami membagi-bagikan 1000 masker kepada masyarakat secara khusus kepada para pengendara di kota Sibolga, ” ungkapnya.

Senada dengan hal itu, Arwanto Laoli selaku Ketua GMKI Sibolga, Aksi ini sebagai bentuk bantuan kepada pemerintah dalam menangani permasalahan kabut asap ini.

” GMKI Sibolga melakukan aksi ini tujuan nya untuk membantu pemerintah menangani permasalahan kabut asap di Wilayah Sibolga-tapteng, ” jelasnya

Arwanto juga menghimbau seluruh mahasiswa yang ada di Sibolga untuk tetap tenang dan tidak menyalahkan pemerintah terkait kasus ini, Tetapi mari saling membantu pemerintah menangani kabut asap ini melalui pembagian masker kepada masyarakat Sibolga Tapteng.

Terakhir Arwanto mengucapkan terimakasih kepada segenap elemen yang sudah bersedia membantu berjalannya aksi ini.

” Saya juga berterimakasih kepada semua pihak yang sudah berkontribusi dalam aksi ini, Baik senior GMKI, Kader GMKI Sibolga dan secara khusus terimakasih banyak kami ucapkan kepada guru-guru SMP Negeri 7 Kota Sibolga yang telah menyumbangkan beberapa kotak masker untuk aksi ini. GMKI Sibolga berjanji akan selalu siap terjun di tiga Medan layan Gmki yaitu : Gereja, Perguruan Tinggi dan Masyarakat,” tutup Arwan.

Adapun aksi pembagian masker ini sudah dimulai hari Senin (23/9), pada pukul 11.00 WIB sampai nanti sore pukul 16.00 WIB. Jika kabut asap tidak mengalami penurunan atau malah semakin tebal, GMKI akan terus melanjutkan aksi ini kebeberapa titik lokasi yang berbeda di Kota Sibolga.

Facebook Comments