Kecanduan Game Online Seorang Pemuda Kehilangan Penglihatannya

Hitabatak.com/Asahan — Malang benar nasib yang dialami oleh Surya Utama (19) warga Dusun I Desa Pinanggripan, Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan. Surya terpaksa harus kehilangan penglihatannya diusia yang masih sangat muda. Hal ini diakibatkan penggunaan handphone yang terlalu berlebihan dengan bermain game online.

Surya lantas menerangkan penyebab awal dirinya sampai kehilangan penglihatan karena terlalu sering bermain game online.

“Gejala awal mata saya merah, setelah beberapa hari kemudian, pandangan mata saya kabur dan semakin parah, hingga akhirnya saya tidak dapat melihat sama sekali,” ujar Surya. Sabtu (7/9).

Kemudian Surya memberitahukan keluhan yang dialminya kepada orangtuanya karena
melihat kondisi yang semakin hari semakin susah untuk melihat. Orang tua suryapun Kemudian membawanya berobat ke Rumah Sakit (RS) khusus mata di Kota Medan, namun hingga kini belum membuahkan hasil yang baik buat pandangan matanya.

“Memang sejak tahun 2018 saya sudah kecanduan bermain game online seperti Mobile Legend, PUBG dan Free Fire. Dalam sehari saya bisa menghabiskan waktu hingga 5 jam bermain game online melalui HP saya. Setelah tak bisa lagi melihat saya selalu ditempat tidur karena nggak bisa melihat. Kalau jalan saya ya meraba-raba dinding dan pintu” ujar Surya sedih.

Kini Surya hanya mampu menyesali diri akibat terlalu lama bermain game online di Hanphone nya.

“Ini sudah saya alami, jadi saya menghimbau kepada para remaja yang saat ini kecanduan bermain game online hingga berjam-jam agar mulai mengurangi kegiatan tersebut jika perlu hentikan agar tidak seperti saya” ujarnya.

Sementara Supandi (57) ayah Surya mengaku terkejut saat mengetahui kondisi anak pertamanya tersebut.

“Rasanya tidak percaya, sebab sebelumnya anak saya itu tidak pernah mengalami benturan apapun sama sekali,”

Baca Juga  Indonesia Berduka, BJ Habibie Meninggal Dunia

Supandi berharap agar penglihatan anaknya dapat pulih seperti sedia kala serta mengharapkan bantuan pemerintah atau donatur untuk kesembuhan anaknya.

Sumber : Asahansatu.co.id

Editor : Yedija Manullang

Facebook Comments