Kemah 1000 Tenda Akan Hadir di Lake Toba Film Festival bertujuan Nonton Film di Alam Bebas

Hitabatak.com/ Rumah Karya Indonesia rencananya akan kembali mengadakan Lake Toba Film Festival yang akan dilaksanakan di Pantai Situngkir, Samosir pada 15-17 November 2019 mendatang.

Ojax Manalu selaku Ketua Rumah Karya Indonesia Melihat pentingnya hal tersebut mengingat sudah Film menjadi rupa, sekaligus media masyarakat untuk mengungkap realitas sosial yang ada. Melalui film, semua kalangan dapat belajar dan memahami suatu permasalah dengan mudah pada minggu (3/11).

Dengan adanya nanti Lake Toba Film Festival akan menjadi tempat bagi orang-orang yang mempunyai keahlian di bidang film serta salah satu mengghargai keberadaan mereka.

“Lake Toba Film film Festival adalah sebuah bentuk festival film yang berjuang mengangkat harkat dan martabat film independen dan film industri yang berbasis kearifan lokal masyarakat Indonesia,” dilansir dari laman Tribunmedan.com

Pengadaan Lake Toba Film Festival akan membawa sebuah semangat untuk mengembangkan kreatifitas dan inovasi yang tanpa batas dengan menaikkan mengenai kebudayaan yang ada degan harapan agar bisa menjamah kehidupan sosial didalam wilayah pedesaan.

Senada dengan Ojak, Ori Semloko selaku Direktur Lake Toba Film Festival nantinya akan menjadi tempat para film muda yang berasal dari daerah-daerah di Indonesia khususnya Sumatera Utara untuk mengasah kemampuan, kreativitas dan menambah relasi serta pengalaman.

Ori menjelaskan film dapat menjadi media komunikasi yang efektif untuk memengaruhi perilaku hidup masyarakat dengan enciptakan karya yang mampu mengungkapkan kondisi kekinian kearifan lokal Nusantara.

“Kami (Rumah Karya Indonesia) menargetkan komunitas film daerah yang ada di Indonesia dapat mengirimkan karya–karya terbaiknya untuk ditayangkan di acara festival,” katanya dilansir dari kembali laman Tribunmedan.com

Kearifan lokallah yang nantinya diangkat untuk pemutaran film di desa-desa sekitaran area festival yang filmnya merupakan film-film dari festival-festival di Indonesia,

Selain itu, ada juga lake screaning, simposium sineas-sineas Sumatera Utara, kemah film 1000 tenda, kaleidoskop, performing arts, dan penggarapan film garapan masyarakat lokal dan kru Lake Toba Film Festival.

 

Facebook Comments