Mahasiswa Kristen UNIB, Angkat Kemajemukan Indonesia

Hitabatak.com/Bengkulu,- Ratusan Mahasiswa Kristen Universitas Bengkulu yang tergabung dalam Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) Universitas Bengkulu mengangkat kemajemukan dan keberagaman dalam rangkaian acara Hari Kasih dan Iman (HKDI) 2019, Sabtu (5/10). HKDI mengangkat Kemajemukan dalam seni dan budaya yang ada di Indonesia.

HKDI dilaksanakan di Gedung Auditorium UNIB ini awalnya sudah di buka oleh Wakil Rektor III UNIB dalam hal ini Bapak Syahrial. Lalu dilanjutkan materi dosen, persekutuan dan alumni, hingga hari pertama ditutup dengan penampilan dari setiap fakultas untuk menampilkan kebolehannya untuk mengangkat Budaya yang di Indonesia.

Talent Show yang diawali oleh enam orang anggota PMK, setiap perwakilan fakultas membawakan lagu dari berbagai suku bangsa dan ditutup dengan lagu ‘Bagi Bangsa Ini’

Sebanyak 330 mahasiswa baru yang tergabung dalam enam fakultas yg diantaranya Fakultas Pertanian membawakan budaya (Papua, Bali, NTB dan NTT), Hukum budaya Sulawesi, ISIP budaya Jawa, MIPA dan Kedokteran budaya Sumatera Bagian selatan, KIP dengan budaya Kalimantan, Ekonomi budaya suku yang ada Sumatera Bagian Utara, yang dirangkai dalam kegiatan Talent Show Fakultas.

Penampilan dari suku Batak membawakan Tarian Sigale-gale yang disambut riuh dan tepukan dari hadirin yang datang.

Tarian Batak Sigale-gale

Para dewan juri diangkat dari akademisi, tokoh agama dan budaya

Ricky selaku ketua Umum PMK UNIB menyatakan hal ini sebagai harapan doa akan kemajemukan untuk terus menjaga persatuan.

” Hal ini PMK angkat mengingat bahwa Bangsa Indonesia begitu kaya dan majemuk. Tentu kita harus menjaga supaya tidak terjadi distegrasi bangsa dengan menjaga nilai nasionalisme. Salah satunya, ya dengan mengenal dan menghargai budaya yang lain, serta ini menjadi doa kami akan kondisi kemajemukan yang saat ini mengalami salah satunya dengan isi rasialisme di Papua,” ujar Ricky.

Baca Juga  Imanta Ginting : Mari Isi Ruang Publik dengan Pancasila dan Nilai Kebhinekaan

Hal senada disampaikan oleh salah satu perwakilan dewa juri, Greater Carolus Bravery SCJ agar kita menjaga keberagaman dengan persatuan dan kesatuan.

“Tentu kita harus terus menjaga keberagaman dan perbedaan yang ada di Indonesia dengan semangat kebangsaan, sehingga masalah apapun yang datang kita bisa selesaikan secara bersesama dan hidup kita bermasyarakat aman dan tentram tanpa ada perbedaan suku, agama, ras dan lain sebagainya. Mari kita berusaha memelihara dan menghidupi kebudayaan kita. Bhineka tunggal Ika,” ujar Greater Carolus Bravery SCJ.

Facebook Comments