Artikel

Menko Luhut Panjaitan: Pernikahan dan Pesta Adat Kahiyang-Bobby Menunjukkan Kekayaan Budaya Indonesia

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman yang kebetulan juga orang Batak, Luhut Binsar Pandjaitan, menilai pernikahan Bobby Nasution-Kahiyang Ayu mengandung pesan moral. Meski pesta ini digelar dengan adat Mandailing, namun penghargaan terhadap keberagaman nampak jelas.

“Kita lihat tadi di dalam, betapa pernak-pernik itu macam-macam, segala macam suku dengan baju-baju budayanya masing-masing menunjukan kekayaan Indonesia,” tutur Luhut saat keluar dari gelanggang puncak acara (mata ni horja).

Acara ini digelar di rumah Bobby, di perumahan Bukit Hijau Regency Taman Setia Budi (BHR Tasbi), Medan, Sabtu (25/11/2017).

Berbagai etnis hadir di acara ini, tentu saja mereka mengenakan busana sesuai adat masing-masing. Tamu-tamu di sini ada yang berasal dari Surakarta Jawa Tengah, dari masyarakat keturunan India di Medan, hingga bermacam sub-suku Batak.

“Tidak sekadar pernikahannya lah, tetapi juga dengan pesta budaya nanti juga seperti kirab, memberikan pesan moral kepada kita semua Bangsa Indonesia,” kata Luhut.

Dia mengingatkan bahwa di Indonesia ada 714 etnis. Itu adalah keberagaman yang perlu disyukuri. Namun Luhut tidak ingin masyarakat membawa-bawa perbedaan.

“Jadi jangan kita bawa-bawa perbedaan, mari kita bawa persatuan-persatuan,” kata Luhut.

Facebook Comments
Baca Juga  Rektor Universitas HKBP Nommensen (UHN) Medan : Jadilah Pribadi Istimewa
Hitabatak
Berbagi informasi menarik tentang Batak.
http://www.hitabatak.com