Pemerintah Terus Tingkatkan Pembangunan Akses Jalan di Kawasan Danau Toba

Hitabatak.com/Jakarta,-Kawasan wisata Danau Toba yang merupakan salah satu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) super prioritas terus dikembangkan dan diusahakan oleh  pemerintah dalam tujuan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara. Salah satunya memalui pengembangan dan pembangunan infrastruktur.  Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal (Ditjer) Bina Marga terus meningkatkan kemantapan ruas jalan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba di Provinsi Sumatra Utara. Pada tahun 2019 dengan anggaran peningkatan jaringan jalan Danau Toba sebesar Rp 312 miliar.

Anggaran peningkatan jalan digunakan untuk beberapa kegiatan di antaranya rekonstruksi jalan, pelebaran, rehabilitasi, pemeliharaan rutin, dan penggantian jembatan. “Akses jalan yang semakin baik akan menunjang perekonomian masyarakat di kawasan wisata,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (18/10).

Menteri Basuki menjelaskan bahwa saat ini ketersediaan infrastruktur jalan dengan kondisi mantap akan mengakselerasi pengembangan destinasi wisata setempat dan memudahkan wisatawan mencapai lokasi wisata.

Dihimpun dari Liputan 6.com, menerangkan bahwa target penanganan ruas jalan Danau Toba pada tahun 2019 sepanjang 487,27 kilometer meliputi pekerjaan preservasi dan pelebaran Jalan Pangururan-Ambarita-Tomok-Onan Runggu (76,9 kilometer), Jalan Tele-Pangururan-Nainggolan-Onan Runggu (69 kilometer), Jalan Tebing Tinggi-Pulua Siantar-Parapat (109,9 kilometer). Ketiganya menggunakan skema kontrak tahun jamak atau multi years contract (MYC) sebesar Rp 265,70 miliar.

Kemudian dua pekerjaan pemeliharaan rutin preventif dan rekonstruksi jalan dengan biaya Rp 90,1 miliar yakni ruas jalan Batas Kabupaten Dairi Dolok Sanggul-Siborong Borong-Batas Kabupaten Tobasa-Silimbat-Parapat-Silangit-Bandara Silangit (162,74 kilometer) dan di Batas Provinsi Aceh-Batas Kota Sidikalang Panji-Merek-Batas Kabupaten Dairi-Batas Kabupaten Samosir dan Jalan Dalam Kota Sidikalang (85,33 kilometer).

Selain itu juga dilakukan rehabilitasi dan pemeliharaan rutin 3 titik jembatan di Jalan Batas Kabupaten Dairi-Dolok Sanggul-Siborong Borong-Batas Kabupaten Tobasa-Silimbat-Parapat-Silangit-Bandara Silangit (2,02 kilometer) dengan biaya Rp 2,37 miliar dan 2 titik jembatan di ruas Batas Provinsi Aceh-Batas Kota Sidikalang Panji-Merek-Batas Kabupaten Dairi-Batas Kabupaten Samosir dan Jalan Dalam Kota Sidikalang (378,4 meter) dengan biaya Rp 344,797 juta serta penggantian Jembatan Tano Ponggol sepanjang 170 meter dengan biaya Rp3,65 miliar.

Dari total panjang ruas Jalan Danau Toba 487,27 kilometer, hingga 14 Oktober 2019 progres fisik penanganannya mencapai 56 persen atau sepanjang 296,15 Km.Sektor pariwisata nantinya diharapkan menjadi sektor andalan untuk mendatangkan devisa, membuka lapangan kerja, hingga meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal dan wisata.

Facebook Comments