PEMKAB TOBASA BEDAH 380 UNIT RTLH 2018

Memenuhi syarat kesehatan, keselamatan, dan kenyamanan tinggal, Pemkab Toba Samosir membedah 380 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di daerahnya tahun ini. Bedah rumah dilaksanakan melalui Program BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya) yang anggarannya bersumber dari provinsi dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Tahun ini 380 unit RTLH kami bedah. Sebanyak 185 unit di antaranya dibedah dengan anggaran bersumber dari provinsi, 195 bersumber dari Kementerian PUPR dan semuanya berada di delapan kecamatan,”kata Henri Bona Pardosi di ruang kerjanya di Simanjalo Balige, Kamis (22/11).

RTLH yang dibedah adalah rumah warga berpenghasilan rendah (miskin) dengan kondisi berlantai tanah, dingding dan atap sudah lapuk, tidak punya kamar mandi dan lainnya. Pendataannya dilakukan kepala desa dengan memberikan formulir isian. Lalu diserahkan ke kami disertai KK, KTP dan pasfoto warga bersangkutan.

Lantas diajukan melalui proposal ke Kementerian PUPR untuk diverifikasi layak atau tidak dan ditampung anggarannya. Kemudian oleh Kementerian PUPR mengirimkannya ke kami. Begitu prosesnya dan semua RTLH yang kami bedah kondisinya rusak berat, dengan anggaran Rp 15 juta per unit RTLH. “Tapi, anggarannya tidak diberikan tunai melainkan dalam bentuk bahan,” terangnya.

Namun sebelum dibedah, fasilitator ditetapkan Kementerian PUPR terlebih dulu membuat perencanaan (gambar dan menghitung bahan dibutuhkan). Kemudian melakukan pengawasan selama proses pengerjaan berlangsung. “Sekarang pengerjaannya sudah selesai dan layak dihuni warga,” ujarnya.

Ditambahkan, dari hasil pendataan sampai saat ini, jumlah RTLH di Kabupaten Tobasa mencapai 1.164 unit. Yang sudah mendapat program BSPS atau bedah rumah sudah 577 unit, sebanyak 197 unit diantaranya dibedah tahun 2017 dan 380 unit pada tahun ini.

Facebook Comments
Baca Juga  Alasan Orang Batak Dilarang Keras Bercerai
About Hitabatak 1175 Articles
Berbagi informasi menarik tentang Batak.