Pemuda pertanyakan Klaim Pemkab Humbahas Soal Keberhasilan Pencapaian 80 Persen

hitabatak.com > Artikel > Pemuda pertanyakan Klaim Pemkab Humbahas Soal Keberhasilan Pencapaian 80 Persen
Clinton Sibarani (Kiri), Parno Mahulae (Tengah) dan Juliaster Marbun (Kanan) saat sedang berdiskusi tentang kemajuan Kabupaten Humbahas di Medan pada Kamis (06/08/2020).

Pemuda pertanyakan Klaim Pemkab Humbahas Soal Keberhasilan Pencapaian 80 Persen

Medan – Dosmar Banjarnahor selaku Bupati Humbang Hasundutan mengklaim akan keberhasilan visi Humbahas hebat dan bermentalitas unggul yang sudah tercapai diatas 80 persen, visi itu berfokus pada bidang pertanian.

Sejauh ini Pemkab Humbahas, telah memberikan bibit kopi 1.210.000 batang, bibit bawang merah 33 ton, bibit jagung 511,1 ton, bibit bawang putih 135 ton, bibit kentang 20 ton, bibit padi 417,48 ton, bibit jeruk 14.800 batang, bibit durian 10.000 batang, bibit jengkol 2.000 batang dan bantuan bibit lainnya yang mendukung sektor pertanian.

Selain itu, Pemkab Humbahas telah memberikan bantuan kerbau sebanyak 454 ekor, sapi 111 ekor, babi 160 ekor, kambing 30 ekor, itik 2.900 ekor, ayam 6.000 ekor, kelinci 180 ekor, domba 20 ekor termasuk 3 ekor sapi belgian blue dari Kementerian Pertanian.

Hal tersebut disampaikan oleh Dosmar dalam sambutannya pada perayaan ulang tahun ke 17 Kabupaten Humbahas, pada Selasa (28/7) yang diselenggarakan secara vidcondan streaming bersama 10 kecamatan di Humbahas.

Klaim dari Pemkab Humbahas tersebut mendapatkan soroton dari kalangan pemuda Humbahas yang melihat situasi dilapangan kurang sesuai dengan pernyataan Bupati tentang pencapaian diatas 80 persen.

Parno Mahulae selaku pemuda Humbahas asal Pakkat meragukan pencapaian tersebut serta meminta agar pemkab Humbahas dalam hal ini Bupati Dosmar memberikan penjelasan dari hasil bibit yang sudah diberikan kepada sejumlah kelompok tani.

“Pencapaian 80 persen ini patut kita pertanyakan. Kami meminta agar Bapak Dosmar selaku Bupati Humbahas memberikan penjelasan tentang hasil dari pada bibit yang diberikan kepada kelompok tani. Jangan sampai lebih besar pasak daripada tiang,” ujar Parno di Medan, pada Kamis (06/08/2020).

Lanjut mantan Komisaris Daerah Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia Sumatera Utara (Komda PMKRI Sumut) ini seharusnya Dosmar menjelaskan ketercapaian visi Humbahas hebat tersebut dan dijelaskan dengan standart keberhasilan yang hendak dicapai.

Baca Juga  Ulos Batak bersama Kerajinan Lokal Indonesia jadi Primadona dan Pusat Perhatian di Festival India

“Harusnya Bupati Dosmar menjelaskan ketercapaian visi dna juga standart keberhasilannya, misalnya dengan bibit bawang putih 135 ton maka akan bisa menghasilkan bawang putih 1.400 ton. Tapi yang masih tercapai 700 ton, jadi berdasarkan data tersebut kita sudah mencapai keberhasilan 50 persen. Sehingga capaian itu memang terukur. Jadi capaian 80 persen ini belum bisa kita terima, jangan-jangan tidak berhasil sama sekali. Pencapain 80 persen hanya sekedar klaim,” katanya.

Senada dengan Parno, Clinton Sibarani yang juga pemuda Humbahas asal Pusuk, Kecamatan Parlilitan juga mempertanyakan keberhasilan Humbahas hebat.

“Sudah sejauh mana perkembangan bibit tanaman dan ternak kerbau yang dibagikan kepada masyarakat, sepengetahuan saya ada beberapa ternak kerbau yang mati. Dari 111 ekor kerbau yang disalurkan sudah berapa yang mati. Itu juga harus dijelaskan oleh Bupati. Apalagi kemarin Pak Gubernur menjanjikan 5000 ekor kerbau. Kalau nanti 50 persen mati berarti program ini termasuk gagal juga. Lantas dimana kehebatan kita dan keunggulan mentalistas kita ?,” tanya Clinton

Dalam kesempatan yang sama, Juliaster Marbun pemuda asal parlilitan juga mempertanyakan bibit tanaman yang diberikan.

“Ini sudah memasuki bulan ketiga setelah bibit bawang dibagikan. Tapi sampai saat ini belum terlihat secara rinci hasil panen bawang itu tadi. Kemarin ada juga program penanaman jagung, maka kita menantang Bupati Dosmar untuk menjelaskan secara rinci lewat data tentang capaian keberhasilan 80 persen visi Humbahas hebat. Pencapaian 80 persen harus dibuktikan berdasarkan data,” katanya.

Pemuda Humbahas ini juga mamandang klaim pencapaian 80 persen tersebut hanya untuk meyakinkan Kementerian Pertanian dalam memuluskan Program Food Estate

“Kami memandang klaim pencapaian tersebut hanya untuk meyakinkan Kementrian Pertanian dalam memuluskan Program Food Estate. Sementara kita ketahui Program Food Estate sudah banyak mengalami kegagalan dibeberapa daerah di masa lampau,” ungkap Juliaster.

Baca Juga  KAMI Humbahas akan gelar Webinar terkait Dana Desa dan Pertanian

Terakhir Juliaster meminta agar Dosmar berani untuk membuka data keberhasilan pengembangan pertanian di Humbahas agar tidak hanya sebatas klaim, karena mereka menduga masih banyak kegagalan apda sektor pertanian di Kabupaten Humbahas.

“Kita berharap Dosmar selaku Bupati Humbahas berani membuka data keberhasilan pengembangan pertanian di Humbahas. Kita menduga masih banyak kegagalan dalam sektor pertanian. Maka dari itu kita berharap kementrian jeli dalam melihat situasi pertanian di humbahas. Jangan sampai food estate menjadi proyek gagal di humbahas,” pungkas juliaster. (rls)

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x

Aplikasi Hitabatak di Genggaman Anda

Download Sekarang di PlayStore.